ku masih menatap senda gurau diperantauan
Ku masih berada dan berdiri di bawah
Panas terik sang mentari pagi
Menghembus nafas yang telah layu
Memejamkan mata yang telah merintih

Ku usap keringat peluh dalam hidup
Ku membuka mata dalam renungan
Teringat masa indah diwaktu lalu
Mencoba merabah dalam-dalam
Hingga ku tau jalanku telah teruji

Batin menangis ingin menjerit
Melepas nestapa ditanah rantau
Ratapan lepas semakin terhempas
Jalani hidup yang begitu keras

By Dhyrman