Ku terbangun dengan wajah pucat dan bingung,suara muadzin yang mengumandangkan iqamah membuatku bangun secara spontan beranjak dari tempat tidurku dan berlari menuju kamar mandi. ''mati aku,bisa berabe nih kalo aku tidak sholat berjamaah. Ustadz pasti akan marah besar''.belum sempat aku melangkah masuk ke kamar mandi,rasa bingung dibenakku membuat langkahku berhenti sejenak.
''kayaknya, ada yg aku lupa,apa yah? ...astaghfirullah.... Handuk. Aku lupa ngambil handuk''. Aku memutar tubuhku, dan berlari kembali ke kamar untuk mengambil handuk, lalu kemudian kembali ke kamar mandi untuk ambil air wudhu.
----------------
''alhamdulillah... Untung aku tidak ketinggalan sholat berjamaah. Meskipun, tadi aku masbuk. Paling tidak, ustadz tidak marah'' gumamku sambil melangkahkan kakiku keluar dari masjid, setelah selesai sholat azhar.
Sepuluh menit berlalu, aku sampai di asrama. Aku buka kopiaku lalu kuletakkan diatas meja. Kemudian kembali berbaring diatas kasur.
''syukur...!!!''.
Terdengar suara memanggil namaku.
Aku bangun dari tempatku berbaring, terlihat seorang santri berdiri dihadapanku.
''ustadz yunus mengutus aku kesini untuk memanggilmu ke ruangannya''. Sahut santri itu.
''ada apa?'' tanyaku bingung.
''aku juga tidak tau. Tapi, kayaknya dia marah besar. Saran saya, kamu cepat-cepat menghadap.''
''iya deh''.
''ada apa ya?'' gumamku bertanya-tanya dalam hati.
Aku segera mengambil kopiaku lalu bergegas menghadap ustad...
-----------
''Tadi kamu masbuk...!!!'' tanya ustadz yunus dengan suara lantang membuat aku ketakutan.
''i... Iya ustadz..'' jawabku ketakutan.
''kamu tau kan aturan di pondok ini? Bagi santri yang tidak sholat berjamaah dimasjid,dan termasuk masbuk akan mendapat hukuman''
''iyya ustadz.tapi...'' belum sempat aku melanjutkan kata-kataku. Ustadz yunus langsung memotong.
''tidak ada tapi-tapian. Pokoknya, kamu harus dihukum. Mulai nanti malam sampai besok, kamu harus mengambil air dari sungai belakang pondok dan membantu ustadzah mencuci piring.''
''iya ustadz'' jawabku mengangguk.
''sekarang kamu kembali ke kamarmu''
''iya ustadz, saya permisi dulu. Assalamualakum..''
''waalaikumsalam wr.wb''
-----------
''Huffft... Mendengar hukuman yang diberikan ustadz yunus tadi, membuat bulu kudukku merinding, gimana nggak coba. Aku harus mengambil air disungai malam-malam, dan juga harus membantu ustazah fatimah mencuci piring. Ya Tuhan... Mengapa ini harus terjadi padaku???''
----------
Ini adalah sebuah pelajaran yang sangat berharga bagiku. Aku harus belajar bertanggungjawab atas semua kesalahan yang telah kulakukan...