“Hhuuuuuuuuuuufffffftttttttttttt..............”
Kutarik nafas dalam-dalam, kucoba menahan diri... seakan mulut ini ingin berteriak sekencang-kencangnya meliha kejadian itu.
Yahhh, baru saja, didepan mataku... Segelas kopi Tora-bika Mocca tumpah begitu saja sebelum terminum olehku.... seteguk, bukan...!!!  setetes... yahhh, tak setetespun yang sempat aku minum. Tapi ia telah tumpah begitu saja... sakiiiit... hheffffttt... sabaaar... aku harus sabar. Ini mungkin ujian... yahhhh, ujian kesabaran untukku....