Aku berlari tergesa-gesa mengejar waktu. Ahhh... Mengapa tidak dari tadi aku besiap-siap. Sesalku dalam hati. Aku semakin kebingungan mencari dimana tempat sabun dan peralatan mandiku yang lainnya. Kucari dilaci meja. Tak ada tanda-tanda yang bisa membuat aku menemukan apa yang kucari. Bodohnya diriku. Laci itu kan ukurannya kecil. ''Mana mungkin alat-alat mandiku ada disana'' gumamku menyalahkan diri sendiri.
Tak lama aku keluar masuk kamar mencari benda itu. Akhirnya kutemukan juga. ''ini dia nih. Dari tadi ku cari sana sini. Eh, ternyata ada d lemari''. Perasaanku lega setelah menemukan benda itu.
''Saatnya mandi... Go..go..go...!'' teriakku sambil membawa lari alat-alat mandiku yang kini telah ada digenggamanku...
Tak lama kemudian, aku sampai didepan WC. ''Busseet....'' aku terheran melihat begitu banyak alat-alat mandi yang berjejer di depan pintu WC. Aku berniat untuk menggesernya dan mengganti dgn yang kupunya. Tapi, aku sadar... Aku tidak boleh jadi laki-laki pengecut yg mengambil hak orang lain. Biarlah aku menunggu. Mumpung Masih ada waktu..... ''sekali-kali antri... Nda apa-apa. Hehehe...''